Kisah Heroik: Tidak Takut Menghadapi Terror Penguasa

oleh
Kisah Heroik: Tidak Takut Menghadapi Terror Penguasa
Image source: voa-islam.com
loading...

TIDAK TAKUT MENGHADAPI TEROR PENGUASA

Berikut adalah kisah yang sangat heroik dan kaya akan pelajaran berharga:

loading...

Imam Abu Bakr an Nabulsi adalah seorang ahli hadits yang sangat teguh memegang sunnah. Beliau pernah mengatakan, “Seandainya seseorang memiliki 10 anak panah, maka ia harus melontarkan 9 anak panah kepada kaum Syi’ah Rafidhah. Sedangkan 1 anak panah sisanya kepada kaum kuffar Romawi.”

Ucapan itu akhirnya sampai ke telinga penguasa saat itu yang beraliran Syi’ah Rafidhah. Maka beliau ditangkap dan dihadapkan kepada penguasa tersebut.

Penguasa bertanya, “Benarkah kamu telah mengatakan bahwa seandainya seseorang memiliki 10 anak panah, maka ia harus melontarkan 9 anak panah kepada kami. Sedangkan 1 anak panah sisanya kepada kaum kuffar Romawi?”

Beliau menjawab, “Tidak. Sama sekali saya tidak mengatakan demikian. Adapun yang saya katakan adalah seandainya seseorang memiliki 10 anak panah, maka ia harus melontarkan 9 anak panah kepada kalian. Sedangkan 1 anak panah sisanya juga harus dilontarkan kepada kalian. Kalian telah mengubah agama Allah dan membunuhi para ulama.”

Akhirnya penguasa memutuskan untuk menghukum beliau dengan hukuman berat berupa dikuliti hidup-hidup.

Bangkitlah seorang Yahudi melaksanakan tugas tersebut.

Mulai dari ujung kepala, beliau dikuliti sedikit demi sedikit dengan menggunakan sebilah pisau. Darah mengucur deras membasahi wajah dan tubuh beliau. Namun beliau tetap tegar dan hanya mengulang-ulang potongan sebuah ayat:

كَانَ ذَٰلِكَ فِي الْكِتَابِ مَسْطُورًا

“Yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Allah). (QS. Al-Ahzab: 6)

Hingga ketika sampai dada beliau, si Yahudi merasa tidak tahan dan akhirnya menghujamkan pisaunya tepat di jantung beliau. Beliau pun gugur sebagai syahid.

Imam Daraquthni selalu menangis setiap menceritakan kisah beliau ini.

[Imam Dzahabi, Siyar A’lam an-Nubala)

Pelajaran:
1. Keteguhan para ulama dalam mempertahankan akidah adalah bukti nyata kebenaran dan kejujuran mereka.
2. Ulama dan pengemban dakwah tidak boleh takut dengan teror penguasa yang zhalim dan diktator anti Islam.
3. Keyakinan mendalam pada segala ketentuan Allah, bahwa semua tak akan luput dari ketetapannya. [] Raudhah Tsaqafiyyah Jawa Barat