Haikal Hassan: 2019 Harus Ganti Presiden!!! Ini Alasannya

oleh
Haikal Hassan: 2019 Harus Ganti Presiden!!!
loading...

#2019GantiPresiden
1. Sungguh membingungkan cara berfikir kaum yg memaksakan kehendak pribadi 2019 ini harus jokowi lagi. Kalau tidak dituduh makar, intoleran, antiPancasila, menciptakan konflik perang saudara, membawa konflik arab ke NKRI dll. Twit ini alasan mengapa harus #2019GantiPresiden

2. Setidaknya itulah yg saat ini ramai dibeberapa akun dan dituduhkan kepada saya dengan adanya percakapan santai dimeja makan. Sebuah wacana menggeser opini publik dari: #dicaripendampingPresiden menjadi #dicariPenggantiPresiden.

loading...

3. Kepada kaum yg memaksakan kehendak dan jauh dibawah level kecerdasan, karena saya menghindari istilah cebong karena menghargai kaum pemaksa kehendak biar bagaimanapun adalah manusia dan warga negara. Cuma sayangnya terkungkung kedunguan akut. Saya kutip UUD’45 pasal 28f

4. Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

5. Nah alasan mengapa harus #2019GantiPresiden adalah pada awal-awal masa kampanye berjanji tidak akan bagi-bagi kekuasaan, tidak ada politik balas budi. Tetapi lihatlah akhirnya terperangkap dengan kata-kata koalisi. Semakin banyak koalisi, semakin bingung saat jadi presiden.

6. Apalagi saat bentuk kabinet, maka partai yg mendukungnya menuntut bagi-bagi kekuasaan. Akhirnya kabinet pelangi dg berbagai macam kepentingan terjadi karena bagi-bagi kursi. Para partai menyodorkan mentri amatir dan presiden tak bisa berkutik lagi.

7. Bukan hanya itu, relawan-relawan juga dapat jatah yang jauh dari kualifikasi dan pengalamannya. Menjadi komisaris BUMN yg strategis, berjas dan dasi amatiran memuakkan. Lagi-lagi presiden terjebak oleh keadaan yang tidak mampu dikendalikannya.

8. Memang kasihan juga pak Jokowi, presiden kita ini. Beliau bingung dari manakah memulai perbaikan ini semua. Beliau juga terjebak oleh kegaduhan sosial media yang menggila, sementara kegaduhan tersebut juga disebabkan oleh mulut mereka sendiri.

9. Pemerintah sibuk mengurus kegaduhan yg diciptakan sendiri, karena rakyat sudah cerdas, sementara ketidakmampuan penyelenggara membuat semakin yakin kita punya presiden amatiran, ditambah dengan jajaran mentri dan komisaris BUMN yg tidak memahami bidangnya

10. Apapun beritanya selalu jadi blunder dan ditertawakan oleh rakyat yang semakin cerdas. Dan janji tinggal janji yang tak kunjung terrealisasi. Kepada pembaca, mohon koreksi janji2 ini, janji mana saja yg diucap/tidak diucap, yang sudah dijalankan/belum dijalankan :

11. Janji Tidak bagi-bagi Kursi Menteri ke Partai Pendukungnya, Janji Tak Berada di bawah Bayang Bayang Megawati, Janji Swasembada Pangan, Janji Membuat Bank Tani untuk Mengurangi Impor Pangan, Janji Cetak 10 Juta Lapangan Kerja, Janji Buka 3 Juta Lahan Pertanian,

12. Janji Batasi Bank Asing,Janji bangun Tol Laut dari Aceh hingga Papua, Janji untuk Mengurangi Impor Pestisida dan Bibit Pertanian, Janji bangun E-government, E-budgeting, E-procurement, E-catalog, E-audit Kurang dari 2 Minggu, janji Terbitkan Perpres Pemberantasan Korupsi.

13. Janji Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, janji Dana Rp 1,4 Miliar per Desa Setiap Tahun, janji Kepemilikan Tanah Pertanian untuk 4,5 juta Kepala Keluarga dan Perbaikan Irigasi di 3 juta Hektar Sawah, janji Membangun 100 Sentra Perikanan yang dilengkapi Lemari Berpendingin.

14. Janji Membentuk Bank Khusus Nelayan, Janji Menggunakan Pesawat Tanpa Awak untuk meng-Cover wilayah lndonesia, janji Mengalihkan Penggunaan BBM ke Gas dalam waktu 3 Tahun, Janjikan Bangun 50 Ribu Puskesmas

15. Janji Menurunkan harga sembako, janji menaikkan gaji dan kesejahteraan PNS, TNI dan Polri, janji Meningkatkan anggaran penanggulangan kemiskinan termasuk memberi subsidi Rp1 juta per bulan untuk keluarga pra sejahtera sepanjang pertumbuhan ekonomi di atas 7%

16. Janji Perbaikan 5.000 pasar tradisional dan membangun pusat pelelangan, penyimpanan dan pengolahan ikan, Janji Akan selesaikan terkait kasus BLBI, Janji akan Menghentikan impor daging, Janji ciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan di sektor pertanian, perikanan, manufaktur

17. Janji Tingkatkan 3 kali lipat anggaran pertahanan, janji naikkan gaji guru, janji Sekolah gratis, Janji Membeli kembali Indosat, Janji bangun industri maritim, dsb. Tentu harus dikoreksi mana yg terucap atau diucap kandidat lain atau dijalankan atau sedang dijlnkan.

18. Fakta dilapangan saat ini menunjukkan kejadian yang bertolak belakang dari bbrp janji-janji diatas. Pengangguran membumbung tinggi melampaui angka yang mengkhawatirkan. TERTINGGI SEPANJANG SEJARAH.

19. Tujuh Juta orang menganggur ini harus segera dicari jalan keluarnya. Peluang kejahatan karena dorongan lapar anak istri akan sangat niscaya terjadi dan akan terlihat dg tingginya angka kejahatan. https://ekonomi.kompas.com/…/agustus-2017-jumlah-penganggur… …

20. Yang menyesakkan dada, bukannya membangun kemampuan SDM lokal, justru malah melonggarkan arus tenaga kerja asing. Lho ini bagaimana sih pak :

21. Kalau mau jujur, semua khawatir lho dengan keadaan ini. Lihatlah kutipan wakil presiden sbb: http://politik.rmol.co/…/JK-Akui-Arus-Pekerja-China-Rugikan… … Wakil Presiden RI meminta China tidak lagi membawa tenaga kerja dalam jumlah banyak untuk dipekerjakan pada proyek-proyek investasi mereka di Indonesia

22. Bicara import, silahkan digoogling dengan sangat mudah. Angka import telah menggerus pendapatan petani. Angka2 berikut ini ada yg membaik ada yg memburuk. Silahkan para kaum terkait mengoreksi demi angka valid yg akurat utk ukur kinerja pemerintah.

23. Nilai impor Indonesia pada Januari 2018 mencapai 15.132,4 juta dolar AS. Angka itu meningkat 3.164 juta dolar AS, atau sebesar 26,44 persen. Apakah ini indikator akan terus membumbung tinggi sampai suatu saat negara kehilangan kedaulatan pangannya?

24. Lalu bgmn urai ini semua? Presiden harus BERWIBAWA besar. Tak cukup dg bagi-bagi sepeda atau umbar kartu ini itu yg justru malah menciptakan rakyat bermental pengemis dan antri utk pelayanan yg seharusnya jadi haknya. Lihat UUD Pasal 34 : (3) Negara bertanggung jawab!

25. Kita semua tau bahwa BPJS memiliki keterbatasan dan perbedaan perlakuan dengan mereka yang cash dan berduit. Seharusnya Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Bukan terlena dengan pasar bebas yg memaksa bersaing tanpa kemampuan.

26. Kita paham, presiden punya keterbatasan utk tdk melakukan intervensi hukum. Tapi presiden yg hebat berwibawa bisa panggil yg terkait dan meminta semua bekerja dg serius. Contoh bgmn temuan BPK soal kasus sumber waras dimentahkan oleh KPK dg hanya berargumentasi tidak ada niat

27. Begitu seharusnya penyelenggaraan negara, karena ada 2 aspek yaitu aspek prosedural dan aspek personal. Keduanya harus dipadukan. Gak bisa juga mengikuti sebagian besar rakyat yang masih belum rasional sepenuhnya dalam menentukan pemimpin.

28. Masih banyak sebagian rakyat dg iming-iming uang 100.000, atau iming-iming jas dan dasi amatiran, atau menduduki jabatan, atau bagi-bagi proyek ini itu, rela menggadaikan hak nya dan memilih pemimpin yang sebenarnya belum punya kemampuan menyelenggerakan negara.

29. Kegaduhan yang timbul saat ini sudah sangat membuang energi untuk hal remeh temeh yang gak berhubungan dengan peningkatan kedaulatan dan ekonomi kerakyatan. Pejabat sibuk menjelaskan blunder yang dilakukan presiden. Itulah sekelumit alasan kita perlu #2019GantiPresiden

30. Yg lebih bahaya #IndonesiaInDanger karena sudah tidak bisa bergerak dikangkangi dengan taipan. Mengutip bang Yusril, bang Karni : 0,2% orang indonesia keturunan, menguasai 74% TANAH di indonesia. Serta 50% semua kekayaan kita, dimiliki oleh 1% orang indonesia keturunan.

31. Peningkatan tarikan uang kpd rakyat yg dirasa oleh sebagian pihak ini SEJUJURNYA bukan utk prioritas membiayai pembangunan. Tapi nomor 1 adl bayar utang. baru pendidikan dan infrastruktur. Tahun ini kita harus bayar 640 triliun.

32. Saat ini Negara tergadai. Tak bisa bergerak. Terkunci oleh taipan. Apapun kata mereka, bisa jadi undang-undang yg harus dipatuhi pejabat. Disinilah dibutuhkan presiden yang cerdas, berani, berwibawa, mandiri, tidak hutang budi. Saat nya #2019GantiPresiden

Haikal Hassan Baras
@haikal_hassan
Pesantren Mambaul’Ulum & DaarusSa’adah, SDNcawang03, SMPN20, SMANXIV, LIPIA, Univ.BL,UWA, ITB,Hebrew. Nahdliyyin, Irsyaadi, MIUMI, ANNAS, MKI, GNPF-U

Tag:

    alasan 2019 ganti presiden - mengapa harus ganti presiden -