Inilah Sosok di Balik BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila)

oleh
Inilah Sosok di Balik BPIP ( Badan Pembinaan Ideologi Pancasila)
loading...

Masa Orde Baru, Pelaksanaan Nilai nilai Pancasila dapat diaplikasikan ke seluruh lapisan masyarakat dikarenakan pada masa itu Pemerintah Orde Baru berusaha agarNilai-nilai Pancasila benar-benar mampu dihayati dan diamalkan dikehidupan masyarakat Indonesia.

Penerapan Nilai2 pancasila itu diwujudkan dalam suatu Program yang dikenal dengan P4 (Pedoman penghayatan dan Pengamalan Pancasila) sedangkan Badan Khusus yang menjalankan Program ini dikenal dengan nama BP-7. Program P4 ini menerapkan butir-butir pengamalan 5 sila Pancasila dalam 45 butir penjabarannya. Nilai nilai tersebut merupakan nilai luhur bangsa kita. Pada masa itu dari sejak SMP hingga perguruan tinggi, profesional dan ASN diwajibkan mengikuti Program ini.

loading...

Pada masa itu ditengah kehidupan masyarakat, seseorang apabila disebut ‘Tidak BerPancasila” akan sangat terhina. Karena dapat diartikan orang tersebut Tidak Berpendidikan ataupun Tidak Bermoral sesuai ajaran Pancasila.

Saat ini sudah tidak ada lagi pedoman P4 ditengah masyarakat karena sejak Orede Reformasi Peraturan ini dicabut karena waktu itu dianggap sebagai Doktrin Orde Baru.

Setelah berlalunya Reformasi, Kondisi berbangsa kita pada akhir-akhir ini sangat jelas mengalami Kemerosotan Moral dan Kemerosotan Nilai nilai luhur bangsa kita.

Pada masa Pemerintahan rezim SBY mencoba membangkitkan Nilai nilai Pancasila dengan mengkampanyekan 4 Pilar Kebangsaan, Namun Program ini tidak membawa dampak berarti.

Pada masa Rezim Jokowi-JK baru-baru ini membuat suatu badan yang dikenal dengan BPIP( Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) dengan tujuan agar Nilai-nilai Pancasila kembali membumi dinegeri kita.

Namun Pembentukan BPIP ini justru terasa hanya seperti akal-akalan Elite Politik untuk Bagi-bagi Jabatan dan bagi-bagi Pendapatan dari dana Rakyat. Karena jika kita bandingkan dengan BP-7 masa Orba yang dibentuk secara Permanen oleh Pakar-pakar yang Kompeten pada masa itu, badan BPIP ini justru tidak di isi oleh Orang-orang yang Pakar dalam menggali Pancasila, persoalan sejarah Ketatanegaraan maupun Filosofi sejarah Bangsa Indonesia.

Baca juga:  Jokowi "Sukses" Runtuhkan Wibawa Ulama

Maka sebaiknya Pemerintah jika benar-benar ingin berniat menghidupkan kembali Nilai-nilai Pancasila, tidak ada salahnya Mencontoh Pola yang dilakukan pada zaman Orba dengan Penyesuaian sesuai kondisi kekinian bangsa kita.
Wallahua’lam.

Hadi S

FB: Kata Katak